by

Tertunda Selama 22 Tahun, Mendagri Diminta Tuntaskan Sofifi Sebagai Ibukota Maluku Utara

HALLO – Presiden Joko Widodo memerintahkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menyelesaikan permasalahan Sofifi sebagai Ibukota Maluku Utara yang tertunda selama 22 Tahun.

Menyikapi hal itu, Menteri Dalam Negeri (MendagriMuhammad Tito Karnavian bergerak cepat menindaklanjutinya dengan melakukan pembahasan dengan jajaran Pemerintah Daerah Maluku Utara.

BACA JUGA :  Target 30 Juta di 2024, Jokowi Minta Percepat Transformasi Sektor UMKM ke Ekosistem Digital

“Beberapa langkah strategis telah dilaksanakan secara cepat dan terukur. Puncaknya, di Ruang Rapat Gubernur Maluku Utara di Sofifi, telah dilakukan pembahasan tentang Pengelolaan Kawasan Khusus Ibukota Provinsi Maluku Utara”, kata Tito sapaan akrabnya.

BACA JUGA :  Kapolri Intruksikan Seluruh Polda dan Jajarannya Berantas Aksi Premanisme

Baca Juga: Rumor Terbaru Pasca Putus Kontrak dengan Inter Milan, Antonio Conte Bakal Kembali ke Inggris

Selain itu, penandatanganan Berita Acara Kesepakatan tentang Skenario Rencana Pembangunan, Rancangan Master Plan, serta Rancangan Peraturan Pemerintah Kawasan Khusus Ibukota Provinsi Maluku Utara telah dilakukan pada Jumat, 30 April 2021 di Hotel Aryaduta, Jakarta.

BACA JUGA :  Ternyata Bukan di Blitar, Politisi PDI Perjuangan Sebut Tempat Kelahiran Bung Karno di Sini

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikelTertunda Selama 22 Tahun, Mendagri Diminta Tuntaskan Sofifi Sebagai Ibukota Maluku Utara