by

Tidak Rela Presiden dan Menteri Diserang Corona, Politisi Minta Lockdown

Hallo.id, Jakarta – Presiden Jokowi menegaskan tak memberlakukan kebijakan lockdown untuk menyikapi wabah Corona Covid-19. Pun, jumlah pasien positif Corona sudah menembus 134 orang per Senin, 16 Maret 2020.

Anggota Komisi VI DPR RI, Putu Supadma Rudana menyarankan kembali agar status lockdown sementara segera diberlakukan pemerintah pusat. Alasannya, karena merujuk perkembangan pandemi Corona yang dikhawatirkan semakin menyebar.

“Saya melihat social distancing yang disarankan pemerintah kurang efektif. Masyarakat tetap ke luar rumah. Dan, justru malah menimbulkan keramaian yang mempermudah penyebaran virus di tempat umum ataupun sarana transportasi,” kata Putu dalam keterangannya, Selasa (17/3/2020).

Dia mengatakan seperti Malaysia, Filipina, Prancis, hingga Denmark sudah memberlakukan lockdown demi menekan wabah Corona. Menurutnya, kebijakan isolasi terbatas dengan social distancing dinilai belum mampu mengontrol rakyat mencegah Corona.

“Pemerintah belum berhasil mengontrol masyarakatnya untuk melakukan perang dengan Corona. Saran saya segera lockdown, saya tidak rela jika Presiden, Wapres, dan Menteri lainnya juga terkena corona,” jelas politikus Demokrat itu.

Dia meminta agar saran lockdown sementara tak dikhawatirkan berlebihan oleh pemerintahan Jokowi. Ia bilang dalam kebijakan lockdown juga ada tiga kategori, yaitu total lockdown, partial lockdown, dan local lockdown. (war)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.