by

Wibisono Tuding Darurat Corona Bakal Lumpuhkan Ekonomi Indonesia

Hallo.id, Jakarta – Pasca WHO Umumkan Darurat Global Virus Corona, karena corona terus menyebar. Hingga hari ini dikabarkan sudah 25 negara yang terpapar virus corona.

Ketua WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, kekhawatiran terbesar adalah potensi penyebaran virus ke negara-negara dengan sistem kesehatan yang lebih lemah.

BACA JUGA :  PPKM Mikro Jakarta Diperpanjang Sampai 8 Maret, karena Mampu Tekan Covid-19

Akhirnya pekan ini, WHO meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengirimkan surat yang berisi rekomendasi pencegahan virus corona.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus meminta Presiden Jokowi untuk meningkatkan mekanisme tanggap darurat menghadapi penanggulangan pandemi virus corona. Pernyataan itu, disampaikan melalui surat yang ditujukan kepada Presiden Jokowi.

BACA JUGA :  Menkeu Sri Mulyani Mengklaim Kondisi Pasar Keuangan di Awal Tahun Cukup Baik

Menurut Pengamat Kebijakan Publik dan Pengusaha Nasional Wibisono memandang Indonesia perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama dari sisi perekonomian.

“Saya berharap masalah ini segera berakhir, karena dampaknya ekonomi kita akan lumpuh,” ujar Wibisono kepada awak media di Jakarta, Sabtu (14/3/2020).

BACA JUGA :  Realisasi Belanja Negara sampai dengan 31 Januari 2021 Mencapai Rp145,8 Triliun

Ketua Pembina Advokat Bangsa Indonesia (ABI) ini mengatakan, bahwa dari sisi perdagangan, pengusaha bisa mengalami kerugian sampai 30 persen pada setiap sektor usaha. (brk)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.