by

YLKI Tanggapi Soal Sengkarut Pengenaan Pajak pada Pulsa, Token dan Voucher

HALLO – Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Konsumen Indonesia (YLKI) juga ikut menanggapi masalah soal pengenaan pajak pada pulsa, kartu perdana, token dan voucher.

“Perubahan formulasi tersebut bisa jadi akan berdampak pada harga pada end user,” kata Tulus lewat keterangan tertulis yang diterima Hallobogor.com pada Senin, 1 Februari 2021.

Dia berargumen, beban perubahan formulasi tersebut akan dimigrasikan oleh distributor kepada end user (konsumen).

Baca Juga: Politisi Gerinda Minta Pajak Pulsa, Kartu Perdana, Token, dan Voucher Ditinjau Ulang

“Dalam hal ini Menkeu harus transparan,” kata Tulus.

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikelYLKI Tanggapi Soal Sengkarut Pengenaan Pajak pada Pulsa, Token dan Voucher